Mesin Sangrai Agrowindo Dipakai Untuk Usaha Kopi Biji Korma

Dimuat Di Majalah Grow Profit Edisi 4/2014

Tahukah Anda? Kurma, buah yang selalu kita santap saat berbuka puasa sebagai tajil di bulan puasa Ramadhan ini ternyata memiliki banyak sekali khasiat bagi kesehatan. Bahkan bijinya pun menyimpan kandungan nutrisi yangbaik untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Dari biji kurma ini sukses disulap oleh Fauzi Afif sebagai bisnis Kopi Kurma yang memiliki aroma menggoda.

mesin sangrai

 

 

Sedikit orang yang mengetahui khasiat dibalik bijibiji
kurma yang terbuang. Siapa sangka dibalik Srasa manis yang dihasilkan dari buah asal Timur Tengah ini, kurma memiliki sejuta manfaat bagi manusia. Mulai daripohon, pelepah, buah hingga serabutnya pun memilikikhasiat tersendiri untuk tubuh kita. Tidak ada satu bagianpun yang tidak bermanfaat dari buah paling di cintaiRasulullah SAW ini.

Manfaat dari kurma inilah yang membuat Fauzi Afif

bergelut di dunia bisnis makanan dan minuman yang

berbahan dasar kurma. Sebagai pengusaha kopi, nama

Fauzi Afif sudah tidak asing ditelinga mereka karena

beliau merupakan orang pertama di Indonesia yang

menjual kurma dalam bentuk kemasan.

Tahun 1991 merupakan awal Fauzi menginjakan kaki

di dunia bisnis kurma. Seiring berjalannya waktu, kini

beliau bukan hanya menjual kurma kemasan saja namun

sudah berkembang dengan memproduksi kurma cokelat

dan kopi herbal dari biji kurma.

“Setiap hari saya mengkonsumsi kurma dan karena

kurma memiliki banyak khasiat, mengapa tidak saya buat

bisnis saja? Ini membantu kesehatan orang lain juga

manfaatnya,” ujar Fauzi saat di wawancarai tim Grow Profit

di kediamannya.

Hababah berasal dari kata “Habatul Barokah” itu jika

diartikan sebagai biji yang penuh barokah menjadi dasar

dalam pemilihan nama produk olahan kurmanya. Kopi

yang berbahan dasar biji kurma dan jintan hitam ini

dikategorikan sebagai kopi herbal. Gahwah atau kopi ini

tidak mengandung kafein, pengawet dan pemanis

buatan. Kopi herbal ini juga bermanfaat untuk menambah

stamina tubuh, menguatkan syaraf, mengobati penyakit

asma, meningkatkan nafsu makan, dan masih banyak lagi

khasiat yang terkandung di dalamnya.

Banyaknya khasiat yang terkandung di dalam buah

kurma membuat Fauzi terus menjaga kualitas produknya

dalam proses produksi. Proses produksi masih terbilang

tradisional dan alami. Biji kurma yang telah dikupas dan

dicuci, kemudian ia jemur dengan memanfaatkan sinar

matahari. Namun dalam urusan menghasilkan biji kurma

berkualitas untuk dijadikan kopi, beliau mempercayakan

mesin Sangrai kopi kapasitas 15 kg untuk memproses

usaha kopi kurmanya.

“Proses produksi kopi kita buat semua alami agar

kualitasnya pun terjamin. Tidak ada bahan kimia sama

sekali dikopi hababah. Saya memang tidak mau main

main untuk proses produksi, karena bukan hanya

bertanggung jawab terhadap konsumen yang menikmati

produk saya saja, namun tanggung jawab terbesar itu

sama ALLAH SWT. Setelah menggunakan mesin sangrai,

proses produksinya menjadi efektif, dalam tempo 3 jam

bisa produksi hingga 20 kg biji kurma. Hasil sangrainya

pun bagus dan mudah untuk digiling,” jelas Fauzi.

Meski memiliki berbagai macam khasiat dari kopi

herbalnya ini, ia tidak mematok harga mahal dalam proses

pemasarannya. Untuk ukuran kemasan 5 x 20 gram

dibanderol Rp 20 ribu, sedangkan yang harga Rp 35.000

dijual dalam bentuk botol seberatg 200 gram. Meski

dalam lingkup home industry, penjualan kopi herbal

hababah dirasa sudah cukup menguntungkan. Walaupun

bapak keturunan Tegal ini tidak menjelaskan secara

gamblang omzet yang dihasilkan, namun bagi beliau

rezeki orang itu sudah ada yang mengatur dan tidak akan

lari ke mana-mana.

Bagi Anda khususnya keturunan Jawa, pasti tidak

asing jika sudah mendengar produk kopi herbal ini.

“Wedange Wong Djadoel” menjadi takeline dan dicap

sebagai kopi dengan bahan dasar kurma pertama di

Indonesia. Menurut penuturan Fauzi, jika sudah

meminum kopi atau wedang buatannya ini pasti Anda

berkeringat. Dan keringat itulah yang membuat Anda

sehat dan khasiat dari kopi tersebut sudah dapat

dirasakan oleh tubuh Anda.

(Renaldi Ardiansyah